Buat kamu yang lagi bangun nama sendiri

Biar orang tahu kamu lagi bikin apa.

Lagi ngerjain proyek sampingan? Jual karya sendiri? Buka jasa? Atau baru mau mulai nunjukin apa yang kamu bisa?

Nggak harus punya banyak waktu buat ngurus semuanya. Sinclo bantu kamu nunjukin apa yang kamu kerjain, bikin orang gampang menghubungi kamu, dan nyatet siapa aja yang mulai tertarik.

Pelan-pelan aja. Yang penting mulai. ↗

Dua orang merapikan pesanan usaha kecil mereka sambil melihat laptop
✳ Lagi bikin sesuatu
punya kamu sendiri?
Satu usaha.
Banyak cerita. ✳

Cerita orang-orang yang lagi membangun sesuatu

Udah bikin macam-macam.
Tapi yang tahu masih itu-itu aja.

Ada yang jago motret, tapi hasil fotonya masih numpuk di galeri. Ada yang suka bikin kue, tapi baru teman kantor yang pernah pesan. Ada juga yang mulai buka jasa, tapi masih bingung mau nunjukin hasil kerjanya di mana.

Padahal, siapa tahu ada orang di luar sana yang lagi butuh apa yang kamu bisa.

Fotografer sedang mengecek kameranya di studio kecilFoto banyak,
masih di galeri aja ↗
◎

Jago motret.

Hasil fotonya masih numpuk di galeri.

Pembuat kue rumahan menghias kue pesananBikin kue,
baru teman yang tahu.
✿

Suka bikin kue.

Baru teman kantor yang pernah pesan.

Kreator freelance membuka laptop di workshop rumahMulai buka jasa,
mau nunjukin ke mana?
⌘

Mulai buka jasa.

Masih bingung mau nunjukin hasil kerjanya.

Pas ada yang mulai penasaran

Ada yang nanya.
Kamu malah sibuk cari link.

Yang satu mau lihat hasil kerjamu. Yang lain tanya bisa pesan dari mana. Ada juga yang minta daftar harga.

Portofolio masih nyebar. Info jasa harus diketik ulang. Chat kemarin udah ketumpuk chat hari ini.

Udah senang ada yang tertarik, eh malah repot sendiri.

Padahal, ini momen yang ditunggu-tunggu.

Pembuat bunga mengecek pesan di ponsel sambil menyiapkan pesanan
● Kak, boleh lihat contoh hasilnya?
Kalau mau order lewat mana, ya? ↗
Sebentar aku cari dulu ya 😅

Nah, di sini Sinclo bantu.

Kamu fokus bikin sesuatu.
Biar Sinclo bantu yang lainnya.

Punya karya yang mau dipamerin? Jasa yang mau ditawarin? Atau produk yang mulai ada peminatnya?

Kumpulin semuanya di Sinclo.

Jadi kalau ada yang penasaran, mereka bisa lihat apa yang kamu kerjain, cari tahu apa yang kamu tawarkan, dan langsung menghubungimu.

Kalau belum jadi beli hari ini, kamu juga nggak harus mengingat semuanya sendiri.

Biar waktu luangmu nggak habis cuma buat ngurusin yang itu-itu lagi.

Mulai Gratis
⌁

Ini yang aku kerjain.
Biar orang gampang lihat.

✉

Eh, ada yang tertarik!
Pertanyaannya masuk.

✓

Besok tinggal dilanjutin.
Nggak perlu ngandelin ingatan.

Visual produk ilustratif untuk preview desain; bukan screenshot fitur live.

Apa pun yang lagi kamu usahain

Beda kesibukan.
Beda cara cari cuan.

Ada yang buka jasa desain setelah pulang kerja. Ada yang ngajar kelas privat di akhir pekan. Ada juga yang mulai jual hasil buatannya sendiri, sedikit-sedikit dari rumah.

Nggak harus langsung punya tim, kantor, atau ribuan followers. Yang penting, kalau ada yang tertarik, mereka tahu harus ke mana.

Pekerja lepas memikirkan proyek klien di studio kecil
“Boleh lihat hasil kerja yang sebelumnya?”
01

Lagi buka jasa.

Mulai dari skill yang kamu punya.

↗
Pengajar privat mendampingi siswa di meja belajar
“Kelas berikutnya kapan, Kak?”
02

Lagi berbagi ilmu.

Biar orang tahu kapan bisa belajar.

↗
Perajin membungkus paket hasil karyanya
“Kalau mau pesan, lewat mana ya?”
03

Lagi jual karya sendiri.

Pelan-pelan dari rumah.

↗

Mulai dari yang kamu punya dulu. ✳

Dari yang cuma lihat-lihat

Siapa tahu,
besok jadi pelanggan.

Hari ini ada yang lihat hasil kerjamu. Besok ada yang nanya harga. Minggu depan, siapa tahu ada yang jadi pesan.

Biar nggak perlu bolak-balik kirim portofolio, nyari chat lama, atau lupa siapa yang pernah tertarik.

Taruh yang kamu tawarkan di satu tempat. Kalau ada yang nanya, catat. Kalau belum jadi, ya tinggal dilanjutin nanti.

Nggak harus langsung ramai. Yang penting, nggak ada yang kelewat.

1
Seseorang mulai memperlihatkan karyanya
✳
Ini yang aku kerjainJasa · Karya · Produk

Tunjukin.

“Nih, yang lagi aku kerjain.”

Orang bisa lihat karya, jasa, produk, dan cara menghubungimu.
2
Pembuat bunga melihat inquiry yang masuk
✉
Kak, masih bisa order?Pesan baru · contoh alur

Ada yang tertarik.

“Kak, masih bisa order?”

Pertanyaan masuk, lalu calon pelanggan bisa dicatat.
3
Pembuat karya menata pekerjaan di workshop
Yang perlu dilanjutin
◉ Rina — Tanya harga Baru
◉ Andi — Minta katalog Follow-up
◉ Siska — Mau pesan Menunggu

Lanjutin.

“Eh iya, kemarin belum jadi.”

Jangan sampai chat kemarin hilang begitu saja.

Elemen layar produk pada bagian ini adalah ilustrasi alur untuk review desain.

Udah sampai sini?

Yang kamu kerjain,
jangan cuma kamu yang tahu.

Portofolio masih sedikit? Produk baru beberapa? Atau baru pertama kali berani nawarin jasa?

Nggak apa-apa. Mulai aja dari yang ada.

Bikin satu tempat buat orang kenal kamu, lihat apa yang kamu tawarkan, dan gampang menghubungimu.

Siapa tahu, orang yang butuh hasil kerjamu ternyata udah nyari dari kemarin.

Mulai Gratis

Bikin sesuatu itu udah susah. Biar ngenalinnya nggak ikutan ribet.

Kreator rumahan yang sedang mengembangkan karya miliknya
Mulai dari
yang ada aja. ↗